Ethereum Foundation baru saja secara resmi memperkenalkan standar keamanan baru bernama “Clear Signing” yang bertujuan untuk mengatasi salah satu masalah paling berbahaya di pasar kripto saat ini: penandatanganan transaksi buta (blind signing). Ini dianggap sebagai langkah maju besar yang membantu pengguna memahami dengan jelas apa yang mereka konfirmasi sebelum menandatangani transaksi di blockchain.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kasus peretasan dan penipuan kripto, dengan miliaran USD dicuri hanya karena pengguna secara tidak sengaja menandatangani transaksi berbahaya tanpa bisa membaca atau memahami konten sebenarnya.
Apa itu Clear Signing?

“Clear Signing” adalah standar baru yang membantu mengubah data transaksi blockchain yang rumit menjadi konten yang mudah dibaca dan dipahami oleh pengguna.
Alih-alih menampilkan potongan kode hex yang sulit dimengerti seperti sebelumnya, dompet kripto akan menampilkan langsung konten transaksi dalam bentuk:
-
Token apa yang Anda kirim
-
Berapa jumlahnya
-
Dikirim kepada siapa
-
Berinteraksi dengan protokol yang mana
-
Izin apa yang diberikan kepada smart contract
Sebagai contoh, daripada memunculkan deretan kode panjang yang membingungkan, dompet akan menampilkan:
“Swap 1 ETH untuk 2.000 USDC di Uniswap”
Hal ini membantu pengguna memverifikasi dengan tepat tindakan tersebut sebelum menekan tombol konfirmasi transaksi.
Seberapa berbahayanya Blind Signing?
Blind signing (penandatanganan transaksi buta) adalah kondisi di mana pengguna menandatangani transaksi tanpa memahami konten sebenarnya di dalamnya.
Ini adalah celah yang sangat umum di DeFi dan Web3, karena sebagian besar dompet saat ini hanya menampilkan data teknis alih-alih bahasa yang mudah dibaca. Peretas sering memanfaatkan hal ini untuk:
-
Mengambil alih kendali dompet
-
Menarik token secara ilegal
-
Mencuri NFT
-
Memberikan izin persetujuan tidak terbatas (unlimited approval)
-
Memasang kode berbahaya melalui smart contract palsu
Banyak kasus peretasan besar di kripto diyakini terkait langsung dengan blind signing, termasuk serangan terhadap Bybit senilai lebih dari 1,4 miliar USD.
Teknologi di balik Clear Signing

Landasan teknis dari Clear Signing adalah standar ERC-7730 — sebuah standar terbuka yang diusulkan oleh Ledger sejak tahun 2024.
Standar ini memungkinkan:
-
Smart contract mendeskripsikan niat transaksi secara jelas
-
Wallet menerjemahkan data blockchain ke dalam bahasa yang mudah dipahami
-
Sistem verifikasi independen memeriksa tingkat keamanan
-
Mendukung kompatibilitas dengan smart contract yang ada saat ini
Khususnya, Ethereum Foundation juga menerapkan registri publik untuk menyimpan dan memverifikasi deskripsi transaksi, membantu dompet-dompet mendapatkan data yang andal sebelum menampilkannya kepada pengguna.
Dompet kripto mana saja yang akan mendukung?
Banyak nama besar di industri telah berpartisipasi dalam menerapkan standar baru ini, termasuk:
-
MetaMask
-
Ledger
-
Trezor
-
WalletConnect
-
Fireblocks
Dukungan dari dompet-dompet besar ini dapat membantu Clear Signing dengan cepat menjadi standar bawaan dari Ethereum di masa depan.
Dampak terhadap pasar kripto
Lahirnya Clear Signing dapat menciptakan banyak perubahan besar bagi industri blockchain:
-
Meningkatkan keamanan bagi pengguna baru
Ini adalah faktor yang sangat penting untuk membantu kripto lebih mudah diakses oleh pengguna umum — mereka yang biasanya tidak memahami data teknis blockchain.
-
Meminimalkan phishing dan scam
Ketika pengguna melihat dengan jelas konten transaksi, peretas akan lebih sulit untuk menyembunyikan tindakan berbahaya.
-
Mendorong adopsi Web3
Salah satu hambatan terbesar kripto adalah pengalaman penggunaan yang terlalu rumit. Clear Signing membantu Web3 menjadi lebih intuitif dan ramah pengguna.
-
Meningkatkan kepercayaan pada DeFi
Protokol DeFi akan lebih transparan ketika setiap tindakan dideskripsikan secara jelas sebelum penandatanganan konfirmasi.
Kesimpulan
Peluncuran standar “Clear Signing” oleh Ethereum Foundation dianggap sebagai langkah maju yang penting dalam meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna di blockchain. Di tengah maraknya peretasan kripto akibat blind signing, tampilan transaksi dalam bentuk yang mudah dipahami dapat menjadi standar baru yang membantu pasar kripto lebih aman di masa depan.
Jika diterapkan secara luas, Clear Signing tidak hanya membantu meminimalkan risiko penipuan tetapi juga membuka jalan bagi gelombang pengguna baru untuk bergabung ke dalam ekosistem Web3 dan DeFi.

