Pada sesi perdagangan 29 Januari 2026, Bitcoin (BTC) terus menunjukkan “tarik-ulur” yang jelas di bawah ambang 90.000 USD. Data pasar terbaru menunjukkan harga BTC berfluktuasi di sekitar 88.000 – 89.000 USD, dengan volatilitas rendah dan sentimen pasar yang tetap dalam kondisi waspada setelah keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga.
Harga Bitcoin saat ini turun tipis dibandingkan sesi sebelumnya, namun menunjukkan adanya kekuatan beli (permintaan) yang bertahan di zona dukungan (support) sekitar 87.000 – 88.000 USD. Kapitalisasi pasar Bitcoin tetap berada di level tinggi sekitar 1,7 – 1,8 triliun USD, sementara volume perdagangan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan sedikit menurun dalam 24 jam terakhir.
Volatilitas Pasar & Reaksi Harga
Berdasarkan agregasi data pasar, Bitcoin mencatatkan penurunan sekitar 1% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan dominasi tipis dari sisi penjual (sellers). Koin-koin lain juga cenderung mengalami koreksi, dengan sekitar 82% aset mengalami penurunan harga pada sesi perdagangan yang sama.
Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, juga terkoreksi tipis dan diperdagangkan di kisaran 3.000 USD – 3.200 USD. Meski demikian, ETH tetap mempertahankan aktivitas jaringan yang kuat dengan volume transaksi dan tingkat penggunaan DeFi yang cukup tinggi.
Di sisi lain, pasar altcoin menunjukkan beberapa pergerakan positif, di mana Worldcoin (WLD) mencatatkan kenaikan tertinggi di grup top 200 dengan lonjakan hampir 12% dalam 24 jam terakhir. Hal ini mencerminkan adanya aliran modal jangka pendek yang mencari peluang keuntungan saat BTC bergerak menyamping (sideways).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin

Keputusan Suku Bunga Fed
Salah satu faktor utama yang membuat pasar bergerak menyamping (sideways) adalah pengaruh dari kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (Fed). Ketika Fed mempertahankan suku bunga di level 3,50% – 3,75%, aliran modal investasi pada aset berisiko seperti Bitcoin memiliki motivasi yang kurang kuat untuk mendorong kenaikan harga secara cepat.
Likuiditas Pasar
Volume perdagangan dan likuiditas keseluruhan di pasar tetap berada di level yang lebih rendah dibandingkan dengan periode volatilitas kuat sebelumnya. Hal ini menyebabkan aktivitas spekulasi jangka pendek dan transaksi hanya terpusat pada rentang harga yang sempit.
Arus Berita Positif – Arus Berita Campuran
Meskipun volume perdagangan melemah, beberapa berita makro seperti adopsi Bitcoin dalam layanan keuangan di beberapa wilayah global atau rencana baru dari dana investasi tetap berperan dalam mendukung psikologi investor ke arah jangka panjang.
Analisis Teknikal & Prospek
Secara teknis, Bitcoin saat ini berada dalam fase akumulasi dalam rentang sempit, dengan ambang dukungan (support) utama di sekitar 87.000 – 88.000 USD dan hambatan (resistance) jangka pendek di 90.000 – 92.000 USD. Jika harga berhasil menembus ambang resistensi ini disertai dengan volume yang meningkat tajam, BTC dapat membuka tren kenaikan jangka pendek yang baru. Sebaliknya, kehilangan zona dukungan penting dapat menarik BTC turun ke level yang lebih rendah dalam jangka pendek.
ETH dan altcoin lainnya juga mencerminkan pergerakan serupa sembari pasar menunggu sinyal yang lebih jelas dari peristiwa makro dan data ekonomi minggu ini.
Kesimpulan
Pada tanggal 29 Januari 2026, Bitcoin terus diperdagangkan di bawah ambang 90.000 USD dengan pergerakan yang menyamping dan waspada. Pasar kripto pada fase ini dipengaruhi oleh faktor-faktor makro seperti kebijakan suku bunga, aliran modal institusi, dan sentimen pasar yang menunggu sinyal baru.
Investor jangka pendek dapat menganggap ini sebagai area akumulasi atau risiko jika BTC kehilangan zona dukungan pentingnya. Sementara itu, investor jangka panjang tetap mempertahankan pandangan yang stabil berdasarkan fundamental teknologi dan aliran modal yang terus memperhatikan Bitcoin serta aset digital utama lainnya.
Mengingat suku bunga Fed berada di kisaran 3,50% – 3,75% seperti yang disebutkan, apakah Anda ingin saya membandingkan data ini dengan prediksi ekonomi terbaru untuk melihat potensi pergerakan pasar di bulan depan?

