Pasar kripto terus diguncang saat platform Drift Protocol menjadi korban peretasan hingga 280 juta USD. Patut diperhatikan, menurut analisis awal, hệ thống Drift telah “disusupi” secara diam-diam selama 6 bulan sebelum serangan resmi terjadi. Banyak tanda menunjukkan keterlibatan kelompok peretas yang berasal từ Korea Utara.
Pandangan menyeluruh terhadap peretasan 280 juta USD

Serangan terhadap Drift bukanlah sebuah peristiwa tunggal, melainkan hasil dari proses infiltrasi yang canggih dan berkepanjangan. Hacker telah:
-
Menyusup ke sistem sejak beberapa bulan sebelumnya
-
Secara diam-diam mengumpulkan data dan hak akses
-
Menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakan serangan skala besar
Total kerugian diperkirakan mencapai 280 juta USD, menjadikannya salah satu peretasan paling serius pada tahun 2026.
“Ditanam” selama 6 bulan: Taktik APT dalam kripto
Menurut para ahli keamanan, ini adalah jenis serangan APT (Advanced Persistent Threat) – yaitu:
-
Infiltrasi jangka panjang
-
Bersembunyi di dalam sistem
-
Menyerang ketika kondisi sudah terpenuhi
Hal ini menunjukkan bahwa hacker tidak hanya memiliki keterampilan tinggi tetapi juga strategi yang sistematis. Keberadaan di dalam sistem selama 6 bulan tanpa terdeteksi merupakan tanda dari kampanye yang terorganisir, bukan hacker individu kecil.
Jejak hacker Korea Utara: Lazarus Group?
Banyak bukti teknis yang mengarahkan kecurigaan terhadap Lazarus Group – kelompok hacker terkenal yang memiliki hubungan dengan Korea Utara.
Tanda-tanda yang patut diperhatikan:
-
Metode serangan serupa dengan kasus-kasus sebelumnya
-
Cara pencucian uang melalui banyak lapisan (layer) dan lintas rantai (cross-chain)
-
Waktu “bersembunyi” dalam jangka panjang

Sebelumnya, Lazarus Group telah berada di balik serangkaian peretasan besar dalam kripto, termasuk serangan terhadap bridge dan bursa perdagangan.
Dampak terhadap pasar kripto
Insiden ini tidak hanya memengaruhi Drift secara khusus tetapi juga berdampak pada seluruh pasar:
-
Kepercayaan investor terguncang Peretasan besar yang terus terjadi membuat pengguna khawatir akan keamanan DeFi.
-
Tekanan pada ekosistem Solana Karena Drift beroperasi di Solana, insiden ini dapat memengaruhi reputasi ekosistem tersebut.
-
Peningkatan persyaratan keamanan Proyek-proyek terpaksa untuk:
-
Meningkatkan sistem keamanan
-
Melakukan audit smart contract secara rutin
-
Memantau aktivitas tidak wajar dengan lebih ketat
Pelajaran bagi investor
Menghadapi insiden seperti peretasan Drift, investor perlu:
-
Tidak menyimpan seluruh aset di satu platform
-
Memprioritaskan dompet dingin (cold wallet) atau solusi keamanan tinggi lainnya
-
Memantau berita dan bereaksi cepat terhadap risiko
Selain itu, perlu dipahami bahwa DeFi memberikan keuntungan tinggi tetapi juga disertai dengan risiko besar.
Masa depan Drift setelah peretasan
Saat ini, Drift sedang:
-
Menyelidiki penyebab insiden
-
Bekerja sama dengan pihak keamanan
-
Mencari cara untuk memulihkan aset
Namun, mengembalikan kepercayaan dari komunitas akan menjadi tantangan terbesar dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Peretasan 280 juta USD pada Drift adalah peringatan keras bagi seluruh pasar kripto. Fakta bahwa sistem “disusupi” selama 6 bulan menunjukkan tingkat kecanggihan hacker yang semakin tinggi, terutama kelompok terorganisir seperti Lazarus Group.
-

