Bitcoin Turun ke 71.000 USD: Dampak dari Pernyataan Pemblokiran Selat Hormuz oleh Presiden Trump

Pasar mata uang kripto baru saja mengalami guncangan hebat ketika harga Bitcoin (BTC) tiba-tiba berbalik arah dan turun ke level 71.000 USD. Penyebab utama diidentifikasi berasal dari pernyataan tegas Presiden Donald Trump mengenai pemblokiran Selat Hormuz – urat nadi maritim terpenting di dunia.

1. Perkembangan pasar: Bitcoin “terjun bebas” setelah berita dari Gedung Putih
Bitcoin Giảm Về 71.000 USD: Hệ Lụy Từ Tuyên Bố Phong Tỏa Eo Biển Hormuz Của Tổng Thống Trump

Pada pagi hari tanggal 13/04/2026, harga Bitcoin yang sedang mempertahankan tren kenaikan stabil di atas level 72.500 USD tiba-tiba menghadapi tekanan aksi jual yang kuat. Hanya dalam beberapa jam setelah pernyataan Bapak Trump, BTC merosot hingga mendekati ambang 70.900 – 71.000 USD, setara dengan penurunan lebih dari 2,5% dalam sehari.

Tidak hanya Bitcoin, mata uang kripto besar lainnya seperti Ethereum (ETH) dan BNB juga mencatat penurunan antara 3% hingga 5%. Sentimen penghindaran risiko (Risk-off) tengah menyelimuti saat para investor cenderung menarik modal dari aset-aset yang fluktuatif untuk berlindung di saluran-saluran yang lebih aman.

2. Mengapa pernyataan pemblokiran Selat Hormuz “menjatuhkan” BTC?

Selat Hormuz adalah gerbang sirkulasi bagi sekitar 20% volume minyak global. Instruksi Presiden Trump kepada Angkatan Laut AS untuk memblokir kawasan ini sebagai respons atas kegagalan negosiasi dengan Iran telah menciptakan efek kejut berantai:

  • Kekhawatiran stagflasi: Pemblokiran Hormuz mendorong harga minyak Brent melampaui ambang 110 USD/barel. Kenaikan harga energi biasanya menyebabkan inflasi, memaksa bank-bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi, yang merupakan “musuh” bagi aset-aset berisiko seperti Bitcoin.

  • Ketidakstabilan geopolitik ekstrem: Dalam konteks konflik yang meningkat, investor memprioritaskan kepemilikan uang tunai atau emas. Bitcoin, meskipun dianggap sebagai “emas digital”, tetap bereaksi sensitif terhadap gejolak militer skala besar.

    Bitcoin Giảm Về 71.000 USD: Hệ Lụy Từ Tuyên Bố Phong Tỏa Eo Biển Hormuz Của Tổng Thống Trump

  • Tekanan likuiditas: Penurunan mendadak telah memicu serangkaian perintah likuidasi (liquidations) di bursa derivatif, mendorong harga turun lebih cepat dari yang diperkirakan.

3. Analisis teknis: Ambang dukungan mana untuk Bitcoin?

Menurut para pakar analisis dari Binance Square dan Investing.com, level 71.000 USD saat ini merupakan ambang dukungan psikologis yang penting. Jika Bitcoin tidak dapat mempertahankan area harga ini, kemungkinan besar ia akan mundur untuk menguji kembali area dukungan kuat di 68.500 USD.

Namun, dari sudut pandang lain, beberapa investor jangka panjang justru menganggap ini sebagai peluang akumulasi. Sejarah menunjukkan bahwa Bitcoin sering kali memiliki tren pemulihan yang kuat setelah guncangan berita jangka pendek, terutama ketika perannya sebagai “aset terdesentralisasi” ditegaskan dalam krisis.

4. Prediksi tren mendatang

Masa depan harga Bitcoin dalam beberapa hari mendatang bergantung sepenuhnya pada langkah-langkah selanjutnya di Selat Hormuz. Jika upaya diplomatik dilanjutkan dan situasi mereda, BTC dapat dengan cepat kembali ke area 74.000 USD. Sebaliknya, jika konflik bersenjata pecah di kawasan Teluk, pasar kripto dapat menghadapi gelombang koreksi yang lebih dalam.

Kesimpulan

Penurunan Bitcoin ke 71.000 USD adalah bukti yang menunjukkan bahwa pasar mata uang kripto semakin terikat erat dengan ekonomi makro dan geopolitik dunia. Para investor perlu memantau dengan cermat pengumuman dari Pemerintah AS dan situasi di Timur Tengah untuk memiliki strategi manajemen risiko yang sesuai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *