Hari 28 November 2025 menjadi momen ketika pasar kripto menghadapi sebuah paradoks besar: sementara harga Bitcoin ($BTC) dan Ethereum ($ETH) berada di bawah tekanan koreksi kuat yang menyebabkan kerugian besar bagi investor ritel, komitmen dari lembaga keuangan besar justru mencapai titik tertinggi baru. Peluncuran produk derivatif oleh JPMorgan yang berbasis pada siklus Halving Bitcoin menegaskan kedewasaan struktural aset ini — memunculkan pertanyaan: Apakah koreksi harga ini merupakan “pembersihan akhir” sebelum modal institusi mengambil alih pasar sepenuhnya?
TEKANAN HARGA DAN KAPITULASI: GONJANG-GANJING BERSEJARAH BAGI INVESTOR JANGKA PENDEK
Indikator On-chain menunjukkan tekanan jual dan sinyal “kapitulasi” yang sedang menciptakan titik dasar lokal.
1. $BTC: Kerugian $900 Juta USD per Hari

• Tingkat Rasa Sakit Tertinggi:
Pemegang Bitcoin jangka pendek (Short-Term Holders – STH) sedang menanggung kerugian tak terealisasi lebih dari $900 juta USD per hari, melampaui kerugian pada peristiwa besar seperti runtuhnya FTX dan larangan penambangan kripto di Tiongkok.
• Makna:
Ini menunjukkan fase kapitulasi, ketika leverage berlebihan dan FOMO dibersihkan. Meski menyakitkan, proses ini diperlukan untuk membentuk dasar yang kokoh bagi kenaikan berikutnya, saat pasokan berpindah dari spekulan (STH) ke investor jangka panjang (Long-Term Holders – LTH).
2. $ETH: Bersiap Mengalami Penurunan (Wipeout) ke $2.500
• Prediksi Ekstrem:
Ketua Bitmine — pemegang ETH terbesar di dunia — memperkirakan bahwa Ethereum dapat turun ke $2.500 dalam jangka pendek sebelum naik menuju $7.000–$9.000 pada Januari 2026.
• Implikasi:
Prediksi ini menunjukkan volatilitas ekstrem yang akan datang. Bitmine bahkan menerima kerugian tak terealisasi $4 miliar USD dari posisi beli di sekitar $4.000, sebagai tanda kesediaan mereka menambah akumulasi di harga yang lebih rendah. Ini memperkuat keyakinan jangka panjang terhadap ETH berdasarkan mekanisme deflasi dan pertumbuhan Layer-2.
INSTITUSIONALISASI SEMAKIN MENGUAT: JPMORGAN DAN FONDASI HALVING
Berlawanan dengan tekanan jangka pendek, adopsi institusional semakin menguat dan memperkokoh keberlanjutan Bitcoin dan Ethereum.
1. JPMorgan: Produk Derivatif Berbasis Siklus Halving
• Konfirmasi Besar:
JPMorgan meluncurkan produk derivatif berbasis harga IBIT yang terikat langsung dengan siklus Halving Bitcoin.

• Arti Strategis:
Ini merupakan sinyal penerimaan tertinggi dari lembaga keuangan tradisional. JPMorgan kini tidak hanya mengakui Bitcoin sebagai aset sah, tetapi juga memasukkan mekanisme Halving ke dalam produk keuangan terstruktur mereka — yang memungkinkan institusi mendapatkan eksposur terhadap BTC dengan risiko terkontrol.
2. Ekspansi ETF ke Altcoin Besar
• Perluasan Cakupan:
Pengajuan ETF Spot untuk $SOL oleh Franklin Templeton (mengelola $1,7 triliun USD) menunjukkan bahwa fokus institusi tidak lagi terbatas pada BTC dan ETH saja, melainkan juga meluas ke altcoin besar dengan fundamental kuat. Ini pertanda fase perluasan pasar ETF kripto.
RISIKO STRUKTURAL DAN STRATEGI CADANGAN
Beberapa risiko struktural terkait stablecoin perlu diperhatikan karena berdampak pada likuiditas pasar.
1. S&P Menurunkan Peringkat USDT – Tekanan pada Likuiditas
• Peringatan Risiko:
S&P menurunkan peringkat USDT ke level “Lemah,” menyoroti risiko karena komposisi cadangan yang terlalu banyak memegang aset volatil seperti Bitcoin dan emas. Jika pasar turun tajam, USDT dapat menghadapi risiko kekurangan jaminan.
• Respons Tether:
Untuk menjawab keraguan tersebut, Tether menjadi pemilik emas independen terbesar di dunia, sebagai strategi diversifikasi cadangan demi meningkatkan kepercayaan terhadap USDT.
2. Indikator Positif Lainnya
• DWF Labs meluncurkan dana investasi DeFi sebesar $75 juta USD.
• Cadangan XRP di Binance turun ke level terendah sepanjang masa, yang berarti tekanan jual berkurang dan fase akumulasi semakin kuat.
KESIMPULAN
Hari 28 November 2025 memperlihatkan perbedaan besar:
• BTC dan ETH sedang melewati fase koreksi keras yang diperlukan untuk membersihkan pasar dari spekulan jangka pendek.
• Institusi, sebaliknya, menunjukkan adopsi paling kuat dalam sejarah — terlihat dari produk Halving JPMorgan dan ekspansi ETF.
Meskipun volatilitas jangka pendek tidak dapat dihindari (bahkan ETH mungkin turun ke $2.500), struktur fundamental dan adopsi jangka panjang Bitcoin dan Ethereum tetap sangat kuat dan optimistis.

