Dalam sebuah pengumuman yang mengejutkan pada tanggal 6/4/2026, Polymarket telah mengonfirmasi rencana pembaruan terbesar sejak peluncurannya. Tidak hanya berhenti pada peningkatan antarmuka, platform ini akan mengubah total “lapisan inti” teknologi dan memperkenalkan koin stablecoin sendiri bernama Polymarket USD, yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna dan mengurangi biaya transaksi.
1. Peluncuran Polymarket USD: Perpisahan dengan USDC.e (Bridged USDC)
![Hình ảnh[1]-Polymarket Đại Tu Toàn Bộ Hạ Tầng: Ra Mắt Stablecoin “Polymarket USD” Để Tăng Tốc Giao Dịch-Hibt](https://news.hibt.vn/wp-content/uploads/2026/04/2-9-800x400.png)
Poin kunci dalam perombakan ini adalah pengenalan Polymarket USD, sebuah jenis aset agunan (collateral token) baru yang dijamin 1:1 oleh USDC.
Alasan perubahan: Sebelumnya, Polymarket menggunakan USDC.e (versi USDC yang dijembatani melalui jaringan Polygon). Namun, aset dalam bentuk “bridge” seringkali mengandung risiko keamanan tersembunyi dan kerumitan dalam pengoperasian.
Manfaat: Polymarket USD akan membantu platform mengontrol aliran dana dengan lebih baik, meningkatkan keamanan, dan menciptakan sistem pembayaran tertutup yang lebih lancar bagi pengguna.
Peta jalan: Transisi dari USDC.e ke Polymarket USD akan diterapkan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang dengan komitmen untuk tidak menyebabkan gangguan pada posisi yang sedang terbuka.
2. Peningkatan Trading Engine: Lebih Cepat, Lebih Murah
Sejalan dengan peluncuran stablecoin, Polymarket sedang membangun kembali sepenuhnya mesin pencocokan pesanan (Trading Engine) dan kontrak pintar (Smart Contracts).
Peningkatan teknis yang patut diperhatikan:
-
Hybrid Orderbook: Menggabungkan efisiensi pencocokan pesanan off-chain dan transparansi eksekusi on-chain. Hal ini membantu kecepatan pencocokan pesanan mendekati bursa CEX.
-
Pengurangan Biaya Gas: Infrastruktur baru dioptimalkan untuk meminimalkan biaya transaksi di jaringan, membantu para “trader mikro” agar dapat berpartisipasi dalam prediksi dengan modal rendah.
-
Perluasan Skala: Sistem baru dirancang untuk menangani jutaan transaksi per detik, bersiap untuk acara-acara besar seperti World Cup 2026 yang akan datang.

3. Konteks persaingan: Perlombaan merebut kembali posisi nomor 1
Langkah Polymarket ini dilakukan di tengah tekanan berat yang dialami platform tersebut dari Kalshi.
-
Hingga akhir Maret 2026, volume transaksi Kalshi telah melampaui ambang batas 13 miliar USD, mendorong Polymarket (dengan 10,5 miliar USD) turun ke posisi kedua.
-
Perombakan infrastruktur ini adalah “kartu” strategis bagi Polymarket untuk menarik kembali kelompok klien institusi dan investor profesional yang menuntut kecepatan serta stabilitas sangat tinggi.
4. Ekspektasi tentang Airdrop pada tahun 2026?
Perombakan infrastruktur dan peluncuran stablecoin sendiri juga memicu spekulasi di komunitas mengenai adanya Airdrop token tata kelola. Dengan penyuntikan modal sebesar 600 juta USD dari Intercontinental Exchange (perusahaan induk NYSE) ke Polymarket, para analis percaya bahwa peluncuran token sendiri hanyalah masalah waktu agar platform ini dapat terdesentralisasi sepenuhnya.
Saran untuk pengguna: Mengalami fitur-fitur baru pada infrastruktur yang telah ditingkatkan dan menggunakan Polymarket USD bisa menjadi kriteria penting jika platform ini memutuskan untuk melakukan airdrop di masa depan.
Kesimpulan
Peristiwa Polymarket “mengganti darah” infrastruktur bukan sekadar pembaruan teknis murni, melainkan sebuah pernyataan ambisi untuk mendominasi sektor pasar prediksi global. Dengan Polymarket USD dan mesin transaksi baru, platform ini sedang mempersenjatai diri dengan senjata terkuat untuk menghadapi para pesaing TradFi di tahun 2026 yang penuh gejolak.
-

